Saturday, 16 March 2019

hal-hal penting dalam penggunaan listrik di rumah

hal-hal penting dalam penggunaan listrik di rumah

Perhatikan hal-hal penting di bawah ini dalam penggunaan listrik yang benar di rumah kita.1. Ikuti buku petunjuk penggunaanPahami dan pelajari penggunaan peralatan listrik pada buku panduannya agar terhindar dari hal-hal yang
tidak diinginkan.
2. Perhatikan daya listrikDalam penggunaan peralatan listrik kita harus memerhatikan daya yang sesuai dengan daya listrik rumah kita.
Karena penggunaan listrik yang melebihi kapasitas daya yang terpasang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Untuk melihat daya yang dipakai untuk setiap peralatan, dapat kita lihat pada kardus tempat penyimpanannya.
3. Hati-hati saat menyalakan atau mematikan peralatan listrikPerhatikan kondisi stop kontak saat akan mencabut atau mematikan peralatan listrik dan jangan mendahului
mematikan peralatan listrik dari stop kontak langsung sebelum alat listrik itu dimatikan sebelumnya. Hal ini
untuk mencegah munculnya bunga api yang mungkin berpotensi dapat menyebabkan kebakaran.
4. Beri sedikit ruang di sekitar peralatan listrikSetiap peralatan listrik yang kita pakai dapat menimbulkan energi panas di sekitarnya. Oleh karena itu, jangan
letakkan peralatan listrik di tempat yang tertutup karena komponen di dalamnya mengeluarkan energi panas
yang dapat menyebabkan peralatan listrik terbakar bahkan tidak dapat digunakan lagi.
5. Jangan sentuh peralatan listrik jika tangan basahJika tangan kita basah jangan sekali-kali mencoba untuk memegang peralatan listrik yang sedang menyala
karena tangan yang basah mengandung air. Air merupakan penghantar listrik baik yang dapat menghantarkan
arus listrik.
6. Jangan meletakkan peralatan listrik dekat bahan kimiaHindari meletakkan bahan kimia di dekat peralatan listrik karena bahan kimia dapat memicu terjadinya
kebakaran. Bahaya kimia tersebut seperti obat nyamuk/cairan pembasmi serangga dan minyak tanah.
7. Matikan peralatan listrik jika sedang mati lampuJika rumah kita mengalami mati listrik, cepat matikan peralatan listrik yang sebelumnya menyala. Mungkin
beberapa peralatan listrik membutuhkan daya yang besar saat pertama kali dinyalakan sehingga dikhawatirkan
listrik akan kembali mati jika menyalakan peralatan listrik tersebut. Penggunaan peralatan listrik yang berputar
dan berpemanas juga bisa mencederai penghuni jika menyala tiba-tiba.
Dengan memerhatikan hal-hal penting di atas semoga dapat membantu kita agar terhindar dari kejadian yang
tidak diinginkan.
Sumber: www.SafetySign.co.id

Friday, 1 March 2019

5 Manfaat kincir air dan kincir angin

5 Manfaat kincir air dan kincir angin

5 Manfaat kincir air dan kincir angin!
Kincir Air
Kincir Angin
pembangkit tenaga listrik
Pembangkit listrik
alat irigasi
Membantu penyaluran air dalam irigasi
sebagai sumber energi yang murah
Mengeringkan hasil panen
membantu masalah pemerataan listrik bagi masyarakat desa
Membantu proses penggilingan padi
membantu meningkatkan produksi industri di pedesaan
Membantu mengalihkan arah angin
8 Peran Matahari Bagi Kehidupan di Bumi

8 Peran Matahari Bagi Kehidupan di Bumi

peran matahari bagi kehidupan di bumi:
• Matahari membuat terjadinya siang dan malam.
• Matahari mengakibatkan terjadinya 4 musim di belahan bumi utara dan selatan yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin dan musim semi.
• Berperan pada siklus/perputaran air, sehingga terjadi perubahan cuaca: mendung, panas, dan hujan.
• Berperan pada proses fotosintesis sehingga semua tumbuhan dapat hidup, berkembang, dan membuat cadangan makanan berupa buah-buahan untuk dikonsumsi hewan dan manusia.
• Cahaya matahari di pagi hari berguna bagi pertumbuhan tulang pada anak-anak karena dapat membantu proses terjadinya vitamin D.
• Matahari berperan pada proses terjadinya awan hingga terjadinya hujan yang membasahi daratan.
• Panas matahari mengakibatkan perbedaan suhu udara yang memicu terjadinya angin.
• Cahaya dan panas matahari digunakan sebagai sumber energi pada panel surya, yang mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik.

Thursday, 28 February 2019

Pengertian Timbre dan Warna Bunyi

Pengertian Timbre dan Warna Bunyi

Timbre
Timbre memiliki arti sebagai warna suara. Pada suara manusia dan suara
alat musik memiliki warna suara yang berbeda-beda. Seperti pada suara
manusia yang setiap individunya dapat menghasilkan karakter yang
berlainan. Karakter perbedaan ini merupakan bentuk dari perbedaan
timbre. Begitu juga alat musik. Sebagai contoh dua alat musik misal gitar
dan piano memiliki warna nada yang sangat berbeda secara karakternya.
Timbre adalah suatu sifat dari suara manusia atau instrument karena
beda intensitas dan banyaknya harmonik dan sub harmonik sehingga
dapat membedakan instrumen yang satu dengan instrumen yang lain.
Timbre dalam seni musik sering juga disebut dengan warna suara.


Warna bunyi
Warna bunyi adalah perbedaan suara pada bunyi. Setiap bunyi memiliki
warna bunyi masing-masing. Contoh Ketika sebuah gitar dan organ
memainkan lagu yang sama, kamu masih dapat membedakan suara
kedua alat musik tersebut. Meskipun kedua alat musik tersebut
mempunyai frekuensi yang sama, tetapi bunyi yang dihasilkan oleh
kedua sumber bunyi tersebut bersifat unik.
Keunikan setiap bunyi dengan bunyi lainnya meskipun mempunyai
frekuensi yang sama disebut sebagai warna bunyi. Jadi, timbre atau
warna bunyi adalah perbedaan bunyi yang dihasilkan antara dua bunyi
walaupun kedua bunyi tersebut memiliki nada yang sama.


Sumber: Buku Guru Tematik Kelas 1 Tema 1 halaman 28 cetakan 2017 
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Wednesday, 27 February 2019

Pengucapan Huruf Vokal

Pengucapan Huruf Vokal

Pengucapan Huruf Vokal
Bunyi vokal diurutkan berdasarkan posisi lidah, sedangkan konsonan
diurutkan berdasarkan cara pengucapan.

Pengucapan vokal
Posisi
Lidah dapat berada dalam posisi depan, hampir depan, madya (tengah),
hampir belakang, dan belakang. Dalam bahasa Indonesia, vokal yang
terjadi karena lidah berada di posisi depan adalah [i], [e], [a]. Semuanya
merupakan vokal dengan bibir tak bulat. Sedangkan vokal (dalam bahasa
Indonesia) yang terjadi karena lidah berada di posisi belakang adalah [u],
[o]. Semuanya merupakan vokal dengan bibir bulat.
Ketinggian
Ketinggian lidah menentukan perbedaan bunyi vokal. Semakin tinggi
lidah, maka semakin menyempit pula udara yang dikeluarkan untuk
menciptakan bunyi vokal, dan demikian sebaliknya jika lidah merendah.
Contohnya, vokal [i] dan [u] terjadi saat lidah mencapai posisi tertinggi
yang dicapainya, sedangkan vokal [a] terjadi saat lidah mencapai posisi
terendah.
Kebulatan
Kebulatan vokal ditentukan oleh bentuk bibir. Perbedaan bentuk bibir
dapat menimbulkan vokal yang berbeda meskipun lidah berada di posisi
yang sama. Misalnya vokal [i] adalah bunyi yang ditimbulkan dengan
posisi lidah di depan dan tinggi tapi bibir tak bulat, sementara vokal [o]
ditimbulkan dengan posisi lidah di depan dan tinggi tapi bibir membulat.
Jadi, perbedaan hanya terletak pada kebulatan bibir saja meskipun posisi
lidah sama.


Sumber: Buku Guru Tematik Kelas 1 Tema 1 halaman 22 cetakan 2017 
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
7 Elemen-Elemen dan Unsur Musik

7 Elemen-Elemen dan Unsur Musik

7 Elemen-Elemen Musik
Elemen berarti “bagian-bagian dasar yang mendasari sesuatu”. Musik
pun memiliki elemen-elemen yang menyusunnya. Ada 7 elemen-elemen
musik yang perlu diketahui, yaitu ritme, melodi, harmoni, dinamika,
tempo, timbre, dan bentuk. Ketujuh elemen tersebut dijelaskan sebagai
berikut.
  1. Ritme adalah degupan yang teratur dalam satu kalimat lagu.
  2. Melodi adalah rangkaian nada yang mengandung pitch (tinggi
    rendah) yang teratur.
  3. Harmoni adalah gabungan nada yang dipukul bersama-sama secara
    serasi dan harmonis. Contohnya nada pada diatonis 1 3 5, atau 2 4 6.
  4. Dinamika adalah elemen-elemen kontras. Seperti dinamika pada
    keras lemahnya suara, cepat lambatnya tempo, tinggi rendahnya
    nada, dan lain-lain.
  5. Tempo adalah elemen musik yang mengandung waktu.
  6. Timbre nada adalah kualitas warna bunyi, baik suara vokal atau alat
    musik. Timbre dibagi menjadi dua yaitu internal atau dari dalam
    tubuh dan eksternal atau dari luar tubuh.
  7. Bentuk atau struktur lagu. 
Unsur-Unsur Musik
Berikut merupakan unsur-unsur musik.
  1. Melodi
Melodi adalah tingkatan tinggi-rendah dan panjang-pendeknya nada
dalam musik.
  1. Ritme
Ritme (irama) merupakan rangkaian gerak yang beraturan dan menjadi
unsur dasar dari musik. Ritme terbentuk dari sekelompok bunyi dan diam
panjang pendeknya dalam waktu yang bermacam-macam, membentuk
pola irama dan bergerak menurut pulsa dalam setiap ayunan birama
  1. Harmoni
Harmoni merupakan bagian yang melibatkan nada atau kunci (kord)
yang berlangsung terus-menerus.
  1. Dinamik
Dinamik adalah tingkatan keras dan lembutnya cara memainkan musik.
Keras dan lembut ini diperlukan agar musik tidak terdengar monoton
atau datar).

Thursday, 21 February 2019

Penulisan gabungan kata Yang Mendapatkan Awalan dan Akhiran

Penulisan gabungan kata Yang Mendapatkan Awalan dan Akhiran

Penulisan gabungan kata
  • Jika tidak mendapat awalan ataupun akhiran maka gabungan kata itu ditulis terpisah (dua kata),
  • Jika mendapat awalan atau akhiran saja, gabungan kata itu ditulis terpisah (dua kata), dan
  • Jika mendapat awalan dan akhiran sekaligus maka gabungan kata itu ditulis serangkai (satu kata).

Gabungan Kata
Mendapat Awalan
Mendapat Akhiran
Mendapat Awalan dan Akhiran Sekaligus
beri tahu
memberi tahu
beri tahukan
memberitahukan
pemberitahuan
garis bawah
digaris bawah
garis bawahi
menggarisbawahi
digarisbawahi
kerja sama
bekerja sama
---
dikerjasamakan
lipat ganda
berlipat ganda
lipat gandakan
melipatgandakan
dilipatgandakan
sebar luas
tersebar luas
sebar luaskan
menyebarluaskan
disebarluaskan
penyebarluasan
tanda tangan
bertanda tangan
tanda tangani
menandatangani
ditandatangani
penandatanganan
tanggung jawab
bertanggung jawab
---
mempertanggungjawabkan
dipertanggungjawabkan
pertanggungjawaban
terima kasih
berterima kasih
---
---
tidak cocok
---
---
ketidakcocokan
duka cita
berduka cita
---
---
 source: http://anyiyan.blogspot.com/2011/02/penulisan-ejaan.html